Sabtu, 14 Mei 2011

Kelulusan UN SMA Tahun2011 Capai 99,22 Persen

Umum / Jumat, 13 Mei 2011 20:14 WIB
Jakarta: Kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) SMA sederajat Tahun Ajaran 2010/2011 mencapai 99,22 persen atau dari 1.461.941 peserta UN SMA/MA. Jumlah peserta yang lulus sebanyak 1.450.498. Sedangkan yang tidak lulus 11.443 peserta atau 0,78 persen.

"Dibandingkan angka kelulusan tahun 2009/2010 ada kenaikan jumlah kelulusan. Angka kelulusan UN tahun lalu gabungan ujian utama dan ujian ulang sebanyak 99,04 persen," kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh saat menyampaikan data hasil kelulusan UN dan distribusinya di Jakarta, Jumat (13/5).

Mendiknas menyebutkan, data awal yang mendaftar 1.476.575 peserta, tetapi dalam perjalanan, sekolah yang memasukkan nilai sekolah sebanyak 1.467.058 atau 99,36 persen. "Ada sebanyak 9.517 siswa atau 0,64 persen yang tidak dimasukkan nilai sekolahnya. Hal ini karena bisa jadi di tengah jalan ada yang drop out atau bekerja," katanya saat memberikan keterangan pers di Kemdiknas.

Mendiknas lebih lanjut menyatakan dari sebanyak 1.467.058 siswa yang tidak mengikuti UN sebanyak 5.117 siswa. Provinsi yang paling banyak tidak lulus dari sisi prosentase adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), sedangkan paling banyak lulus adalah Bali.

Mohammad Nuh menyatakan secara nasional terdapat sebanyak 14.131 sekolah yang siswanya 100 persen lulus dan lima sekolah di lima provinsi yang semua siswanya tidak lulus dengan jumlah 147 siswa.

Sekolah yang kelulusannya nol persen yaitu satu sekolah di DKI Jakarta dengan tujuh siswa, satu sekolah di Simeulue, Aceh, 26 siswa; satu sekolah di Jambi sebanyak dua siswa; satu sekolah di Kian Darat, Maluku, sebanyak 48 siswa; dan satu sekolah di Urei Fasei, Papua, dengan total 64 siswa.

Sementara jumlah kelulusan peserta UN SMK mencapai 99,51 persen. Dari total 8.074 sekolah negeri dan swasta dan 942.698 peserta, dinyatakan lulus 938.043 peserta. Sekolah yang angka kelulusannya 100 persen sebanyak 768.854 siswa (81,48 persen).

"Di SMK tidak ada sekolah yang kelulusannya nol persen," kata Menteri Nuh.

Ia lebih lanjut mengatakan hasil UN tahun 2011 di samping untuk menentukan kelulusan juga akan digunakan untuk pemetaan. Ia mencontohkan lima sekolah yang 100 persen siswanya tidak lulus dapat langsung dipetakan.

"Tujuannya untuk perbaikan, seperti tahun lalu kami melakukan intervensi di Nusa Tenggara Timur. Target berikutnya dipakai untuk masuk ke perguruan tinggi," ujarnya.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Aman Wirakartakusumah mengatakan kebijakan untuk menggunakan hasil UN untuk masuk ke perguruan tinggi adalah tepat.

"Di Amerika sejak tiga tahun lalu telah memulai untuk melaksanakan standar tes di semua negara bagian. Kita yakinkan para rektor dengan nilai UN yang dicapai agar mahasiswa bisa diterima langsung di perguruan tinggi," ujarnya.

Pelaksanaan UN tahun 2011 mengalami perubahan pada syarat kelulusan di mana nilai akhir penentu kelulusan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat, serta sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, ditetapkan dengan menggabungkan nilai mata pelajaran ujian nasional (UN) dengan nilai sekolah.

Nilai akhir adalah pembobotan 60 persen nilai UN ditambah 40 persen nilai sekolah yang digunakan pada UN Tahun Pelajaran 2010/2011. Nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah nilai rapor semester 1-4.

Formula tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) selaku penyelenggara UN dan atas rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat.(Ant/BEY)

Selasa, 29 Maret 2011

KISI-KISI ULANGAN KENAIKAN KELAS (UKK) MA/SMA TAHUN 2011

KELAS X

X/4/4.1

X/4/4.2
·         Pengertian ekonomi mikro dan makro
·         Perbedaan ekonomi mikro dan makro
·         Masalah yang dihadapi  pemerintah di bidang ekonomi ( keterbelakangan, kemiskinan, pemerataan pendapatan  )
1
1
2



X/5/5.1
·         Pendapatan nasional ( konsep GDP, dan GNP )
·         Perhitungan NNP, NNI, PI,DI
·         Pendapatan perkapita
2
3
1
X/5/5.2
·         Perhitungan pendapatan nasional metode pendapatan
·         Perhitungan pendapatan nasional metode pengeluaran
·         Perhitungan pendapatan nasional metode produksi
·         Manfaat perhitungan pendapatan nasional
1
 1
11
 1

·         Pengertian indeks harga
·         Perhitungan indeks haraga
·         Teori inflasi
·         Macam-macam inflasi
·         Sebab inflasi
·         Dampak inflasi
·         Cara mengatasi inflasi
1
1
1
1
1
1
2
X/6/6.1

X/7/7.1
·         Fungsi konsumsi
·         Fungsi tabungan 
·         investasi
·         Pengertian, sejarah, fungsidanmacam-macamuang
·         Permintaanuangdan factor yang mempengaruhinya
·         Penawaranuangdan factor yang mempengarunginya
1
1
1
3
1
1
X/7/7.2
·         Pengertian, fungsi, kegiatandanjenis bank
·         Bank sentral
·         Bank umum
·         Bank syariah
·         Bank perkreditanrakyat
·         Kredit ( kriteriapemberiankredit )
·         Pengertiankebijakanmoneter
·         Macam-macamkebijakanmoneter
2
1
1
1
1
1
1
2

Rabu, 23 Maret 2011

Jumat, 20 Agustus 2010

UNIVERSITAS KEHIDUPAN

Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menangis
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk tersenyum.

Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu mengeluh
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk bersyukur.

Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menyerah
Tunjukkanlah 1001 janji Allah bahwa Kamu akan Berjaya, sebab

Ketika kerjamu tidak dihargai,
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KETULUSAN.

Ketika usahamu dinilai tidak penting,
Maka saat itu Kamu sedang belajar KEIKHLASAN.

Ketika hatimu terluka sangat dalam,
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika Kamu harus lelah & kecewa,
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN.

Ketika Kamu merasa sepi & sendiri,
Maka saat itu Kamu sedang belajar KETANGGUHAN.

Ketika Kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu Kamu tanggung,
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KEMURAHHATIAN

Dunia ini terlalu hina untuk membuat Kamu menangis
… Terlalu murah untuk membuat Kamu bersedih,

… Terlalu lemah untuk membuat Kamu putus asa

Tersenyumlah …
Karena Kamu mendapat kesempatan & sedang menimba ilmu diuniversitas kehidupan.

Minggu, 25 April 2010

Perjalanan Religi Iwan Fals di Jepara



catatan religi Iwan Fals bersama kang sastro,................

Jepara, 23 April 2010 Pesantren Hasyim Asyari BAngsri


Lirik Lagu Proyek 13
Iwan Fals

Meskipun kurang paham tentang radiasi
Meskipun kurang paham tentang uranium
Meskipun kurang paham tentang plutonium
Ku tahu radioaktif panjang usia

Aku tak tahu sampahnya ada dimana
Aku tak tahu pula cara menyimpannya
Aku tak yakin tentang pengamanannya
Karena kebocoran pun ada disana

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Aku menolak akal yang tanpa hati
Aku menolak teknologi tanpa kendali
Aku tak mau mengijonkan masa depan
Demi listrik sedikit banyak keruwetan

Sama sekali ku tak anti teknologi
Tapi aku lebih percaya pada hati
Aku tahu listrik penting buat industri
Tapi industri jangan ancam masa depan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Daripada susah payah beli reaktor
Daripada pusing karena sampah nuklir
Daripada malu kepada anak cucu
Aku bergerak menyanyikan kehidupan

Informasi tentang ini harus diberikan
Bahaya dunia maju harus disingkirkan
Rasa gengsi tak perlu diteruskan
Pembangunan PLTN harap hentikan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Apa yang akan terjadi nanti

Untuk listrik banyak memerlukan sumber energi
Pilihanmu pun tentu jadi dicurigai
Sebab di negeri maju reaktor ditutupi
Bukan alasan agar republik ini beli

Aku lebih suka tenaga matahari
Aku lebih suka tenaga panas bumi
Aku lebih suka dengan tenaga angin
Aku lebih suka tenaga arus laut

10.15 WIB

ARD (Aplikasi Raport Digital) MADRASAH

ARD (Aplikasi Raport Digital) Dibawah ini kami shareng juknus terkait RAPORT Online, untuk lebih singkatnya silahkan unduh link dibaw...